Tutup
Sulawesi Tengah

PT IMIP Tingkatkan Kapasitas Guru SD di Bahodopi, Fokus pada Kurikulum Merdeka

72
×

PT IMIP Tingkatkan Kapasitas Guru SD di Bahodopi, Fokus pada Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. 

PALU, Kabar Selebes  – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Bahodopi. Pelatihan ini digelar di ruang Expo PT IMIP selama dua hari, 28-29 Agustus 2024.

Hanna Chaterina George, seorang Trainer dan Konsultan Literasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menjadi pemateri utama. 

Pelatihan ini fokus pada Kurikulum Merdeka. Pada hari pertama, pelatihan membahas strategi penguatan literasi.

Sementara di hari kedua, para peserta akan mendalami aspek literasi dalam penerapan kurikulum baru tersebut.

Sebanyak 66 peserta dari 22 sekolah di 12 desa se-Kecamatan Bahodopi mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah perwakilan guru kelas 4, 5, dan 6 dari berbagai SD, termasuk SDN Padabaho, Fatufia, Bahodopi, dan SD IMIP.

Deputy Operational Director PT IMIP, Yulius Susanto, menyampaikan apresiasi kepada para guru yang berpartisipasi. 

Ia menekankan pentingnya pelatihan ini dalam menghadapi tantangan mengajar di era modern.
Yaitu dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang memerlukan pendekatan baru dalam proses pembelajaran.

“Kualitas pendidikan di Bahodopi harus terus ditingkatkan agar dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Pelatihan ini adalah wujud nyata kontribusi PT IMIP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini,” ujar Yulius.

Upaya Keberlanjutan IMIP kepada Kualitas Guru

Jamilah Akbar, penanggung jawab kegiatan menjelaskan, pelatihan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan PT IMIP. Yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di Bahodopi.
Sebelumnya, IMIP menggelar pelatihan untuk guru TK, kini fokusnya pada SD. Selanjutnya pelatihan hingga jenjang SMP dan SLTA.

“Peningkatan kualitas guru adalah kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan,” kata Jamilah.

***

Silakan komentar Anda Disini….