PALU, Kabar Selebes – Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Cahyo Nugroho mengatakan, ada banyak hal yang perlu diwujudkan dalam merencanakan dan mempersiapkan keuangan untuk berbagai kebutuhan di masa depan, khususnya bagi kalangan milenial.
“Hal itu berdasarkan jumlah kalangan milenial di Indonesia terbanyak secara kuantitas saat ini,” ujar Bambang kepada KabarSelebes.ID, Sabtu (11/7/2020).
Ia mengatakan, untuk kisaran usia 16-30 tahun masuk kategori kalangan milenial, sistem pengelolaan keuangan di usia seperti itu kadang masih belum semapan kalangan diatasnya.
“Sehingga kalangan milenial itu, perlu mengetahui tata cara untuk mengatur keuangan di masa depan dengan berbagai kajian,” katanya.
Menurutnya, jika program seperti itu, diterapkan otomatis keuangan mereka akan berjalan lebih baik lagi ke depannya.
“Saat ini yang menjadi kendala para milenial adalah soal gaya hidup, yang dinamis ditambah minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan membuat mereka sulit untuk mengatur keuangan sesuai skala prioritas,” terangnya.
Ia menambahkan, kondisi saat ini harus dimanfaatkan milenial sebaik mungkin.
Pasalnya, untuk berinvestasi, kalangan milenial cukup mengakses segala hal yang dibutuhkannya melalui internet.
“Terkait hal itu, Bank Muamalat memberikan program tabungan IB Hijrah rencana. Yah, bisa dibilang menabung harus dimulai dari sekarang untuk menjamin sebuah masa depan,” tandas Bambang.
Ia menjelaskan, untuk dapat menabung, kaum milenial harus menyisihkan sedikit keuangannya kurang lebih sekitar 10%.
Sedangkan, keunggulan dari tabungan IB Hijrah rencana, Bank Muamalat tidak ada biaya administrasi.
“Produk ini memiliki bagi hasil yang diatas rata-rata tabungan, bahkan mendekati bagi hasil deposito. Terakhir rekening tidak dapat melakukan transaksi atau dalam artian betul-betul tabungan perencanaan yang disisihkan untuk masa depan,” jelasnya. (rlm/rkb)
Laporan: Rifaldi Kalbadjang