PALU, Kabar Selebes – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 A Palu menyatakan, dalam waktu tenggang kurang lebih 1 jam, gempa mengguncang wilayah Kabupaten Banggai dan sekitarnya. Gempa itu berkekuatan 4.6 skala richter, 3.7 dan 3.8 skala richter.
Tercatat, gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 10:39, 11:24 dan 11:48 wita Minggu 4/2/2018, yang berpusat tepat pada jarak 57 km arah timur laut Kota Luwuk, Kabupaten Banggai provinsi Sulawesi Tengah, di kedalaman 45 km dibawah permukaan laut.
Meskipun tiga kali di guncang gempa, pihak BMKG stasiun geofisika kelas 1 A Palu memastikan bahwa gempa tersebut tidak menyebabkan terjadinya tsunami, karena berpusat di daratan.
Kepala Badan Meteriologi Klimatologi dan geofisika stasiun geofisika kelas 1 A Palu /petrus demonsili mengungkapkan gempa ini di perkirakan terjadi akibat adanya sesar lokal yang berada di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
”Sampai saat ini, sdh Tiga kali gempa tercatat oleh BMKG di mana dua kali gempa susulan yang terjadi,” ungkap Petrus Demonsili minggu.
Petrus Demonsili juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak mempercayai isu-isu yang beredar, yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
”Saya minta masyarakat tenang dan melakukan aktivitas seperti biasanya,” imbau Petrus. (Rangga)